cnd23:103.1 Lebih lanjut, para bhikkhu, setelah mendengar suara dengan telinga …
cnd23:103.2 setelah mencium bau dengan hidung …
cnd23:103.3 setelah mengecap rasa dengan lidah …
cnd23:103.4 setelah merasakan sentuhan dengan tubuh …
cnd23:103.5 setelah mengenali fenomena pikiran dengan pikiran, muncul pikiran-pikiran jahat dan tidak bermanfaat, keinginan yang melekat, yang mengikat. Pikiran-pikiran jahat dan tidak bermanfaat itu berdiam di dalam dirinya, menguasainya.
cnd23:103.6 Oleh karena itu ia disebut 'yang memiliki murid'.
cnd23:103.7 Dengan cara bergaul demikian, maka hal-hal yang jahat dan tidak baik menyertainya.
cnd23:103.8 Oleh karena itu ia disebut 'yang memiliki guru'.
cnd23:103.9 Demikianlah, para bhikkhu, seorang bhikkhu yang memiliki murid dan memiliki guru berdiam dalam penderitaan, tidak dengan nyaman."
cnd23:103.10 Demikian pula, dalam hal ini, 'bahaya-bahaya'—
cnd23:103.11 yakni rintangan-rintangan.