cnd11:14.1 Karena dengan keempat jalan mulia, seluruh pasukan Māra dan semua musuh, yaitu kekotoran batin, telah dikalahkan, ditaklukkan, dihancurkan, dibuyarkan, dan dipalingkan, maka mereka disebut telah melucuti senjata.
cnd11:14.2 **Tanpa duka** (Anīghā): nafsu adalah duka, kebencian adalah duka, delusi adalah duka, kemarahan adalah duka, dendam adalah duka … dan semua bentukan-bentukan tidak bajik adalah duka.
cnd11:14.3 Mereka yang duka-duka ini telah ditinggalkan, dipotong habis, diredakan, ditenangkan, tidak mungkin muncul kembali, dan dibakar oleh api pengetahuan, mereka disebut tanpa duka.
cnd11:14.4 <b>Tanpa keinginan</b> artinya keinginan disebut nafsu.
cnd11:14.5 Nafsu, kegairahan …pe…
cnd11:14.6 ketidaktahuan, keserakahan, akar yang tidak baik.
cnd11:14.7 Mereka yang keinginan dan nafsu ini telah ditinggalkan, dipotong habis, ditenangkan, diredakan, tidak mungkin muncul lagi, dibakar dengan api pengetahuan—mereka disebut tanpa keinginan, para arahat yang telah menghancurkan kekotoran.
cnd11:14.8 <b>Setelah melepaskan, tanpa duka, tanpa keinginan, mereka yang hidup demikian, mereka Ku sebut para petapa</b>—mereka yang setelah melepaskan, tanpa duka dan tanpa keinginan, hidup, berdiam, bergerak, berjalan, memelihara, melanjutkan, dan mempertahankan hidup—mereka di dunia ini Ku sebut para petapa, Ku nyatakan, Ku ajarkan, Ku tetapkan, Ku tegakkan, Ku ungkapkan, Ku bagi, Ku jelaskan, Ku terangkan—
cnd11:14.9 setelah melepaskan, tanpa duka, tanpa keinginan, mereka yang hidup demikian, mereka Ku sebut para petapa.
cnd11:14.10 Maka Sang Bhagavā bersabda: