Khemā uppalavaṇṇā ca,
Khemā dan Uppalavaṇṇā,
2. Kisah Aspirasi Sumedha
Teks ini adalah bagian dari riwayat para Buddha (Buddhavaṁsa) yang menceritakan perjalanan spiritual para calon Buddha. Bacalah dengan hati yang terbuka, dan renungkan bagaimana tekad serta pengorbanan Sumedha dapat menginspirasi perjalanan batin kita sendiri. Nikmati keindahan syair-syairnya yang menggambarkan kebesaran momen ketika seorang makhluk memulai jalan menuju pencerahan sempurna.
Kisah ini menceritakan kehidupan Sumedha, seorang brahmana kaya yang meninggalkan keduniawian setelah merenungkan penderitaan kelahiran kembali. Ia bertemu dengan Buddha Dīpaṅkara dan, dengan penuh pengabdian, membentangkan rambutnya di atas lumpur agar Buddha dapat melintas. Buddha Dīpaṅkara kemudian meramalkan bahwa Sumedha akan menjadi Buddha Gotama di masa depan, dan Sumedha bertekad untuk mencapai kebuddhaan dengan mempraktikkan sepuluh kesempurnaan (pāramī).
Khemā uppalavaṇṇā ca,
Khemā dan Uppalavaṇṇā,
aggā hessanti sāvikā;
akan menjadi siswi-siswi utama;
Anāsavā vītarāgā,
tanpa noda, bebas dari nafsu,
santacittā samāhitā;
tenang batinnya, terkonsentrasi;
Bodhi tassa bhagavato,
Pohon Bodhi dari Bhagavā itu,
assatthoti pavuccati.
disebut asattha (pohon bodhi).