Anāsavā vītarāgā,
Para siswa yang tanpa noda, tanpa nafsu,
21 Riwayat Buddha Vipassī
Sebelum membaca riwayat Buddha Vipassī, mari kita renungkan bagaimana kisah ini menunjukkan benang merah perjuangan menuju pencerahan. Teks ini mengajak kita melihat bagaimana kebajikan masa lampau membentuk jalan menuju kebuddhaan, serta mengingatkan kita akan ketidakkekalan segala sesuatu.
Setelah Buddha Phussa, muncullah Buddha Vipassī di dunia. Ia mencapai pencerahan, memutar roda Dhamma di kota Bandhumatī, dan mengadakan tiga pertemuan besar dengan para bhikkhu. Pada masa itu, calon Buddha Gotama terlahir sebagai raja nāga bernama Atula, yang memberikan singgasana emas kepada Buddha Vipassī dan menerima ramalan bahwa ia akan menjadi Buddha di masa depan. Riwayat ini ditutup dengan penjelasan tentang kehidupan, ajaran, dan parinibbāna Buddha Vipassī.
Anāsavā vītarāgā,
Para siswa yang tanpa noda, tanpa nafsu,
santacittā samāhitā;
Dengan pikiran tenteram dan terkonsentrasi;
Kolito upatisso ca,
Kolita dan Upatissa,
aggā hessanti sāvakā;
Akan menjadi siswa-siswa utama.
Ānando nāmupaṭṭhāko,
Ānanda yang bernama, menjadi pelayan,
upaṭṭhissatimaṁ jinaṁ.
akan melayani Sang Jina ini.