“Dhammadassissa aparena,
Setelah Yang Maha Melihat Dhamma (Dhammadassī), muncullah
18. Riwayat Buddha Siddhattha
Bacaan ini mengajak kita merenungkan perjalanan spiritual para Buddha dan bagaimana tekad serta perbuatan baik di masa lampau membawa pada pencapaian tertinggi. Mari kita simak dengan hati terbuka, karena kisah ini bukan hanya sejarah, tetapi juga inspirasi untuk mengembangkan kebajikan dalam diri kita.
Riwayat Buddha Siddhattha menceritakan tentang seorang Buddha yang muncul setelah Buddha Dhammadassī. Ia mencapai penerangan sempurna, mengajarkan Dhamma, dan memiliki tiga penembusan besar yang melibatkan ratusan ribu koti makhluk. Pada masa itu, calon Buddha Gotama terlahir sebagai pertapa bernama Maṅgala, yang mempersembahkan buah jambu dan menerima ramalan bahwa ia akan menjadi Buddha. Riwayat ini juga merinci kehidupan duniawi Siddhattha, penolakannya, pencapaian pencerahan, serta para siswa utama dan akhir kehidupannya.
“Dhammadassissa aparena,
Setelah Yang Maha Melihat Dhamma (Dhammadassī), muncullah
siddhattho nāma nāyako;
seorang pemimpin bernama Siddhattha;
Nihanitvā tamaṁ sabbaṁ,
setelah menghalau segala kegelapan, bagaikan matahari yang terbit.
sūriyo abbhuggato yathā.
Ia pun mencapai penerangan sempurna,