Ahaṁ tena samayena,
Pada waktu itu, aku,
17. Riwayat Buddha Dhammadassī
Bacaan ini mengajak kita merenungkan bagaimana setiap Buddha memiliki perjalanan dan pengaruh yang unik, serta bagaimana tindakan baik dan tekad kuat dapat membawa pada pencapaian tertinggi. Mari kita simak dengan hati terbuka, meresapi kebijaksanaan yang terkandung di dalamnya.
Riwayat Buddha Dhammadassī, yang hidup pada masa kappa yang subur, menceritakan pencerahan, tiga penembusan besar, tiga pertemuan agung, serta kehidupan dan parinibbana-Nya. Teks ini juga mengisahkan bagaimana Bodhisatta, yang saat itu adalah Sakka, memberikan penghormatan dan menerima ramalan bahwa ia akan menjadi Buddha.