‹
AN 9.6

Sevanāsutta

Sevanāsutta

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 9.6

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini mengajak kita merenungkan kriteria dalam memilih hal-hal yang kita gunakan dan orang-orang yang kita dekati. Sāriputta memberikan kerangka yang sangat praktis dan jelas, berpusat pada dampak batiniah, bukan sekadar kenyamanan lahiriah.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Yang Mulia Sāriputta mengajarkan para bhikkhu tentang pentingnya membedakan dua jenis dalam berbagai hal—individu, jubah, makanan, tempat tinggal, desa atau kota, hingga wilayah negeri—yakni yang sebaiknya digunakan atau didekati dan yang sebaiknya dihindari. Ukuran penilaiannya bukanlah kenyamanan atau kemudahan, melainkan dampaknya terhadap pertumbuhan kualitas-kualitas terampil dan kemunduran kualitas-kualitas tidak terampil dalam diri seorang praktisi. Sāriputta menekankan bahwa bahkan tujuan kehidupan pertapaan pun menjadi pertimbangan utama dalam menentukan sikap kita terhadap hal-hal tersebut.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an9.6:8.1

‘Piṇḍapātopi, āvuso, duvidhena veditabbo—

‘Makanan dana pun, para sahabat, harus dipahami dalam dua cara—

‘You should distinguish two kinds of almsfood:

an9.6:8.2

sevitabbopi asevitabbopī’ti,

yang sebaiknya dimakan dan yang tidak sebaiknya dimakan.’

that which you should eat, and that which you shouldn’t eat.’

an9.6:8.3

iti kho panetaṁ vuttaṁ. Kiñcetaṁ paṭicca vuttaṁ?

Demikianlah yang telah kukatakan. Tetapi mengapa hal itu kukatakan?

That’s what I said, but why did I say it?

an9.6:8.4

Tattha yaṁ jaññā piṇḍapātaṁ:

Di sini, jika engkau mengetahui tentang makanan dana:

Well, should you know of almsfood:

an9.6:8.5

‘imaṁ kho me piṇḍapātaṁ sevato akusalā dhammā abhivaḍḍhanti, kusalā dhammā parihāyantī’ti, evarūpo piṇḍapāto na sevitabbo.

‘Ketika aku memakan makanan dana ini, kualitas-kualitas yang tidak terampil bertambah, dan kualitas-kualitas yang terampil berkurang.’ Makanan dana semacam itu tidak boleh engkau makan.

‘When I eat this almsfood, unskillful qualities grow, and skillful qualities decline.’ You should not eat that kind of almsfood.

an9.6:8.6

Tattha yaṁ jaññā piṇḍapātaṁ:

Sedangkan, jika engkau mengetahui tentang makanan dana:

Whereas, should you know of almsfood:

an9.6:8.7

‘imaṁ kho me piṇḍapātaṁ sevato akusalā dhammā parihāyanti, kusalā dhammā abhivaḍḍhantī’ti, evarūpo piṇḍapāto sevitabbo.

‘Ketika aku memakan makanan dana ini, kualitas-kualitas yang tidak terampil berkurang, dan kualitas-kualitas yang terampil bertambah.’ Makanan dana semacam itu sebaiknya engkau makan.

‘When I eat this almsfood, unskillful qualities decline, and skillful qualities grow.’ You should eat that kind of almsfood.

an9.6:8.8

‘Piṇḍapātopi, āvuso, duvidhena veditabbo—

‘Makanan dana pun, para sahabat, harus dipahami dalam dua cara—

‘You should distinguish two kinds of almsfood:

an9.6:8.9

sevitabbopi asevitabbopī’ti,

yang sebaiknya dimakan dan yang tidak sebaiknya dimakan.’

that which you should eat, and that which you shouldn’t eat.’

an9.6:8.10

iti yaṁ taṁ vuttaṁ, idametaṁ paṭicca vuttaṁ.

Demikianlah yang telah kukatakan, dan inilah alasannya.

That’s what I said, and this is why I said it.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.