‹
AN 6.15

Anutappiyasutta

Sutta Penyesalan

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 6.15

Kenali dunia dalam sutta ini

Dalam sutta ini, Sāriputta mengajak kita merenungkan bagaimana pilihan keseharian seorang bhikkhu—bahkan hal-hal yang tampak sepele—berkaitan erat dengan kualitas akhir hayatnya. Mari kita simak dengan tenang, karena pesannya berlaku universal: apa yang kita lekatkan menentukan ke mana kita melangkah.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Yang Mulia Sāriputta menjelaskan kepada para bhikkhu bahwa cara seorang bhikkhu menjalani kehidupannya menentukan apakah ia akan meninggal dengan penyesalan atau tanpa penyesalan. Ia menguraikan enam kegemaran yang menyebabkan penyesalan—pekerjaan, pembicaraan, tidur, kebersamaan, pergaulan, dan proliferasi—serta kebalikannya yang mengarah pada Nibbāna. Sutta ditutup dengan syair yang menegaskan bahwa meninggalkan proliferasi adalah kunci mencapai kebebasan tertinggi.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

an6.15:1.1 Di sana Yang Mulia Sāriputta berkata kepada para bhikkhu:

an6.15:1.2 “Sahabat, sebagaimana seorang bhikkhu menjalani kehidupannya, demikianlah ia akan menghadapi akhir hayatnya—apakah dengan penyesalan atau tanpa penyesalan.

an6.15:1.3 Dan bagaimanakah, sahabat, seorang bhikkhu menjalani kehidupannya sehingga pada akhir hayatnya ia diliputi penyesalan?

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.