Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang
KENALI DUNIA AN 5.168
Kenali dunia dalam sutta ini
Sutta ini mengajak kita merenungkan fondasi dari praktik spiritual. Mari kita simak bagaimana Yang Mulia Sāriputta menguraikan pentingnya moralitas sebagai akar dari seluruh pencapaian batin, dengan sebuah perumpamaan yang sederhana namun dalam.
Yang Mulia Sāriputta menjelaskan kepada para bhikkhu tentang hubungan berantai antara moralitas dan pencapaian spiritual tertinggi. Ia menggunakan perumpamaan dua pohon—satu yang kurang cabang dan daun, dan satu lagi yang lengkap—untuk menggambarkan bagaimana moralitas yang rusak menghambat perkembangan samādhi hingga pengetahuan kebebasan, sementara moralitas yang sempurna menopang seluruh rangkaian kualitas spiritual hingga mencapai kebebasan.
Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
sammāsamādhimhi sati sammāsamādhisampannassa upanisasampannaṁ hoti yathābhūtañāṇadassanaṁ;
Ketika ada samādhi yang benar, seorang yang sempurna dalam samādhi yang benar telah memenuhi kondisi penting untuk pengetahuan dan penglihatan sesuai kenyataan.
When there is right immersion, one who has fulfilled right immersion has fulfilled a vital condition for true knowledge and vision.
yathābhūtañāṇadassane sati yathābhūtañāṇadassanasampannassa upanisasampanno hoti nibbidāvirāgo;
Ketika ada pengetahuan dan penglihatan sesuai kenyataan, seorang yang sempurna dalam pengetahuan dan penglihatan sesuai kenyataan telah memenuhi kondisi penting untuk kejijikan dan kebosanan.
When there is true knowledge and vision, one who has fulfilled true knowledge and vision has fulfilled a vital condition for disillusionment and dispassion.
nibbidāvirāge sati nibbidāvirāgasampannassa upanisasampannaṁ hoti vimuttiñāṇadassanaṁ.
Ketika ada kejijikan dan kebosanan, seorang yang sempurna dalam kejijikan dan kebosanan telah memenuhi kondisi penting untuk pengetahuan dan penglihatan kebebasan.
When there is disillusionment and dispassion, one who has fulfilled disillusionment and dispassion has fulfilled a vital condition for knowledge and vision of freedom.
Seperti halnya, sahabat-sahabat, sebatang pohon yang lengkap dengan cabang dan daunnya. Kulit kayunya, pepagan, kayu lunak, dan kayu terasnya akan tumbuh dengan sempurna.
Suppose there was a tree that was complete with branches and foliage. Its shoots, bark, softwood, and heartwood would grow to fullness.
sammāsamādhimhi sati sammāsamādhisampannassa upanisasampannaṁ hoti yathābhūtañāṇadassanaṁ;
Ketika terdapat konsentrasi benar, bagi yang telah sempurna dalam konsentrasi benar, pengetahuan dan penglihatan sesuai realitas telah memenuhi syarat pentingnya;
When there is right immersion, one who has fulfilled right immersion has fulfilled a vital condition for true knowledge and vision.
yathābhūtañāṇadassane sati yathābhūtañāṇadassanasampannassa upanisasampanno hoti nibbidāvirāgo;
Ketika terdapat pengetahuan dan penglihatan sesuai realitas, bagi yang telah sempurna dalam pengetahuan dan penglihatan sesuai realitas, kekecewaan dan kebosanan telah memenuhi syarat pentingnya;
When there is true knowledge and vision, one who has fulfilled true knowledge and vision has fulfilled a vital condition for disillusionment and dispassion.
nibbidāvirāge sati nibbidāvirāgasampannassa upanisasampannaṁ hoti vimuttiñāṇadassanan”ti.
Ketika terdapat kekecewaan dan kebosanan, bagi yang telah sempurna dalam kekecewaan dan kebosanan, pengetahuan dan penglihatan tentang kebebasan telah memenuhi syarat pentingnya.”
When there is disillusionment and dispassion, one who has fulfilled disillusionment and dispassion has fulfilled a vital condition for knowledge and vision of freedom.”
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.
AN 5.168 · Sutta tentang Moralitas | Tiga Keranjang