Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang
KENALI DUNIA AN 11.5
Kenali dunia dalam sutta ini
Sutta ini mengajak kita merenungkan bagaimana kualitas moral dasar dapat memengaruhi seluruh perjalanan batin. Perhatikan baik-baik urutan kondisi yang disebutkan, dan bagaimana perumpamaan pohon memperjelas logika ketergantungan ini.
Dalam khotbah ini, Yang Mulia Ānanda menjelaskan kepada para bhikkhu tentang rangkaian kondisi vital (upanisā) yang saling bergantung, dimulai dari moralitas hingga mencapai pengetahuan dan penglihatan kebebasan. Ia menggunakan perumpamaan pohon untuk menggambarkan bagaimana moralitas yang rusak menghambat pertumbuhan batin, sementara moralitas yang sempurna menunjang seluruh perkembangan spiritual hingga tujuan akhir.
Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an11.5:2.1 Misalkan, sahabat, ada sebatang pohon yang kurang cabang dan daun. Kulit luarnya, kulit kayunya, kayu lunaknya, dan kayu terasnya tidak akan tumbuh hingga sempurna.
an11.5:2.2 Demikian pula, sahabat, seorang yang tidak bermoral, yang moralitasnya rusak, telah kehilangan kondisi vital untuk tidak menyesal.
an11.5:2.3 Ketika ada penyesalan, seorang yang memiliki penyesalan telah kehilangan kondisi vital untuk kegembiraan …
an11.5:2.4 Ketika tidak ada kebosanan, seorang yang kurang kebosanan telah kehilangan kondisi vital untuk pengetahuan dan penglihatan kebebasan.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.
AN 11.5 · Khotbah tentang Kondisi Vital (Ke-3) | Tiga Keranjang