…
…
Bab Kesamaan
Teks ini mungkin tampak sangat singkat dan berulang, tetapi di balik kesederhanaannya terdapat penekanan pada peran kehendak dalam pengalaman sehari-hari. Cobalah merenungkan bagaimana kehendak muncul terhadap setiap objek indra yang Anda alami, dan bagaimana hal itu berkaitan dengan ajaran Buddha tentang pelepasan.
Sutta ini merupakan bagian dari rangkaian diskursus tanpa judul dalam Aṅguttara Nikāya yang membahas kehendak (sañcetanā) terhadap enam objek indra: bentuk, suara, bau, rasa, sentuhan, dan ide. Teks yang tersedia hanya berupa fragmen yang menyebutkan kehendak terhadap masing-masing objek, mengikuti pola yang sama seperti sutta-sutta sebelumnya dalam bab Kesamaan. Karena bersifat elipsis, sutta ini mengandalkan konteks yang lebih luas untuk memahami ajarannya.
…
…
Rūpasañcetanāya…
… kehendak terhadap bentuk-bentuk …
“… intention regarding sights …
saddasañcetanāya…
kehendak terhadap suara-suara …
intention regarding sounds …
gandhasañcetanāya…
kehendak terhadap bau-bauan …
intention regarding smells …
rasasañcetanāya…
kehendak terhadap rasa-rasa …
intention regarding tastes …
phoṭṭhabbasañcetanāya…
kehendak terhadap sentuhan-sentuhan …
intention regarding touches …
dhammasañcetanāya…
kehendak terhadap ide-ide. …”
intention regarding ideas. …”
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.