‹
AN 11.21

Catutthasamādhisutta

Khotbah tentang Konsentrasi (Keempat)

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 11.21

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini mengajak kita merenungkan kemungkinan melampaui seluruh kerangka persepsi biasa—termasuk yang paling halus sekalipun—melalui penunjukan langsung pada Nibbāna sebagai tujuan akhir. Mari kita simak bagaimana Sāriputta menguraikan hal ini.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Yang Mulia Sāriputta mengajukan pertanyaan kepada para bhikkhu: mungkinkah seorang bhikkhu mencapai konsentrasi sedemikian rupa sehingga ia tidak lagi mempersepsikan unsur-unsur duniawi, landasan-landasan meditasi, dunia ini atau dunia lain, bahkan segala sesuatu yang dikenal oleh pikiran—namun tetap memiliki persepsi? Setelah didesak untuk menjelaskan, Sāriputta menegaskan bahwa hal itu mungkin, dan menjelaskan caranya: dengan mempersepsikan Nibbāna sebagai hal yang damai dan luhur, yaitu meredanya segala bentukan, melepaskan segala kemelekatan, dan berakhirnya ketagihan.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an11.21:4.1

“Siyā, āvuso, bhikkhuno tathārūpo samādhipaṭilābho yathā neva pathaviyaṁ pathavisaññī assa …pe… yampidaṁ diṭṭhaṁ sutaṁ mutaṁ viññātaṁ pattaṁ pariyesitaṁ anuvicaritaṁ manasā tatrāpi na saññī assa; saññī ca pana assā”ti.

“Dapat, para sahabat, seorang bhikkhu memperoleh konsentrasi sedemikian rupa sehingga ia tidak mempersepsikan tanah dalam tanah … apa pun yang dilihat, didengar, dirasakan, diketahui, dicapai, dicari, dan dijelajahi oleh pikiran—dalam hal itu pun ia tidak mempersepsikan; namun ia tetap memiliki persepsi.”

“A mendicant could gain such a state of immersion.”

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.