‹
AN 10.96

Kokanudasutta

Kokanuda

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 10.96

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini mengajak kita merenungkan bagaimana kita sering terjebak dalam perdebatan pandangan. Melalui percakapan yang tenang dan tajam antara Ānanda dan Kokanuda, kita diajak untuk melihat bahwa kebijaksanaan sejati justru melampaui semua kerangka berpikir yang kaku.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Suatu pagi, Yang Mulia Ānanda bertemu dengan pengembara Kokanuda di sumber air panas Rājagaha. Kokanuda menguji Ānanda dengan serangkaian pertanyaan tentang pandangan-pandangan spekulatif, seperti apakah dunia ini kekal atau tidak, dan apakah seorang Tathāgata ada setelah kematian. Ānanda dengan tenang menjawab bahwa semua itu bukanlah pandangannya, namun ia tetap mengaku mengetahui dan melihat. Ia menjelaskan bahwa ia memahami seluruh cakupan pandangan, landasannya, hingga cara mencabutnya, sehingga ia tidak perlu terikat pada salah satu pandangan ekstrem tersebut.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an10.96:13.1

“‘Sassato loko, idameva saccaṁ moghamaññan’ti kho, āvuso, diṭṭhigatametaṁ.

‘Dunia ini kekal, hanya ini yang benar, yang lain keliru’—itu, teman, adalah pandangan yang keliru.

“‘The cosmos is eternal. This is the only truth, anything else is futile:’ that’s a misconception.

an10.96:13.2

‘Asassato loko, idameva saccaṁ moghamaññan’ti kho, āvuso, diṭṭhigatametaṁ.

‘Dunia ini tidak kekal, hanya ini yang benar, yang lain keliru’—itu, teman, adalah pandangan yang keliru.

‘The cosmos is not eternal. This is the only truth, anything else is futile:’ that’s a misconception.

an10.96:13.3

Antavā loko …pe…

‘Dunia ini terbatas …’ …

‘The cosmos is finite …’ …

an10.96:13.4

anantavā loko …

‘Dunia ini tidak terbatas …’ …

‘The cosmos is infinite …’ …

an10.96:13.5

taṁ jīvaṁ taṁ sarīraṁ …

‘Jiwa dan badan adalah satu dan sama …’ …

‘The soul and the body are one and the same …’ …

an10.96:13.6

aññaṁ jīvaṁ aññaṁ sarīraṁ …

‘Jiwa adalah satu hal, badan adalah hal lain …’ …

‘The soul is one thing, the body another …’ …

an10.96:13.7

hoti tathāgato paraṁ maraṇā …

‘Seorang yang telah sempurna masih ada setelah kematian …’ …

‘A realized one still exists after death …’ …

an10.96:13.8

na hoti tathāgato paraṁ maraṇā …

‘Seorang yang telah sempurna tidak lagi ada setelah kematian …’ …

‘A realized one no longer exists after death …’ …

an10.96:13.9

hoti ca na ca hoti tathāgato paraṁ maraṇā …

‘Seorang yang telah sempurna baik masih ada maupun tidak lagi ada setelah kematian …’ …

‘A realized one both still exists and no longer exists after death …’ …

an10.96:13.10

‘neva hoti na na hoti tathāgato paraṁ maraṇā, idameva saccaṁ moghamaññan’ti kho, āvuso, diṭṭhigatametaṁ.

‘Seorang yang telah sempurna tidak masih ada maupun tidak tidak lagi ada setelah kematian. Inilah satu-satunya kebenaran, selain itu sia-sia:’ itu adalah pandangan keliru.

‘A realized one neither still exists nor no longer exists after death. This is the only truth, anything else is futile:’ that’s a misconception.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.