Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang
KENALI DUNIA AN 10.7
Kenali dunia dalam sutta ini
Dalam sutta ini, kita menyaksikan dialog antara dua siswa utama Buddha tentang kedalaman samādhi. Perhatikan bagaimana Sāriputta menggambarkan pengalaman meditasi yang melampaui persepsi biasa, namun tetap ada kesadaran yang tersisa.
Yang Mulia Ānanda bertanya kepada Yang Mulia Sāriputta apakah mungkin seorang bhikkhu mencapai samādhi tanpa mempersepsikan elemen-elemen dasar, landasan-landasan meditasi, atau dunia ini dan dunia lain, namun tetap memiliki persepsi. Sāriputta menjawab bahwa hal itu mungkin, dan menjelaskan bahwa pada suatu ketika ia mencapai samādhi demikian, di mana persepsinya hanya seputar 'berhentinya kelangsungan hidup adalah nibbāna'.
Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an10.7:5.1 “But at that time what did Reverend Sāriputta perceive?”
an10.7:5.2 “One perception arose in me and another perception ceased: ‘The cessation of continued existence is extinguishment. The cessation of continued existence is extinguishment.’
an10.7:5.3 Suppose there was a burning pile of twigs. One flame would arise and another would cease.
an10.7:5.4 In the same way, one perception arose in me and another perception ceased: ‘The cessation of continued existence is extinguishment. The cessation of continued existence is extinguishment.’
an10.7:5.5 At that time I perceived that the cessation of continued existence is extinguishment.”
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.
AN 10.7 · Khotbah tentang Sāriputta | Tiga Keranjang