‹
AN 10.4

Dutiyaupanisasutta

Sutta tentang Kondisi Vital (Ke-2)

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 10.4

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini mengajak kita merenungkan bagaimana kualitas dasar seperti moralitas memiliki dampak berantai pada kehidupan batin. Mari kita simak penjelasan Sāriputta yang menggunakan perumpamaan pohon untuk menggambarkan hubungan sebab-akibat ini.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Dalam sutta ini, Yang Mulia Sāriputta menjelaskan kepada para bhikkhu tentang pentingnya moralitas (sīla) sebagai kondisi vital (upanisa) bagi perkembangan batin hingga mencapai pengetahuan dan penglihatan kebebasan. Ia menggunakan perumpamaan pohon yang tidak lengkap dan lengkap untuk menggambarkan bagaimana moralitas yang rusak menghambat kemajuan spiritual, sementara moralitas yang sempurna mendukungnya.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

an10.4:1.1 There Venerable Sāriputta addressed the mendicants …

an10.4:1.2 “Reverends, an unethical person, who lacks ethics, has destroyed a vital condition for having no regrets.

an10.4:1.3 When there are regrets, one who has regrets has destroyed a vital condition for joy. …

an10.4:1.4 One who lacks disillusionment and dispassion has destroyed a vital condition for knowledge and vision of freedom.

an10.4:1.5 Suppose there was a tree that lacked branches and foliage. Its shoots, bark, softwood, and heartwood would not grow to fullness.

an10.4:1.6 In the same way, an unethical person, who lacks ethics, has destroyed a vital condition for having no regrets.

an10.4:1.7 When there are regrets, one who has regrets has destroyed a vital condition for joy. …

an10.4:1.8 One who lacks disillusionment and dispassion has destroyed a vital condition for knowledge and vision of freedom.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.