‹
AN 10.24

Mahācundasutta

Khotbah oleh Mahācunda

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 10.24

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini mengajak kita merenungkan bagaimana menilai kemajuan spiritual—baik pada diri sendiri maupun orang lain. Mari kita simak penjelasan Mahācunda yang menggunakan perumpamaan sederhana untuk menguji keaslian sebuah pengakuan.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Yang Mulia Mahācunda, saat menetap di negeri Cetī, menjelaskan kepada para bhikkhu bagaimana menilai kebenaran klaim seorang bhikkhu yang menyatakan telah mengetahui dan melihat Dhamma serta telah mengembangkan jasmani, moralitas, pikiran, dan kebijaksanaan. Ukurannya bukan pada kata-kata, melainkan pada apakah sepuluh noda batin—seperti keserakahan, kebencian, dan keinginan jahat—masih menguasai orang tersebut atau tidak. Ia menggunakan perumpamaan orang miskin yang mengaku kaya untuk memperjelas maksudnya.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

an10.24:10.1 Seyyathāpi, āvuso, puriso aḍḍhova samāno aḍḍhavādaṁ vadeyya, dhanavāva samāno dhanavāvādaṁ vadeyya, bhogavāva samāno bhogavāvādaṁ vadeyya.

an10.24:10.2 So kismiñcideva dhanakaraṇīye samuppanne sakkuṇeyya upanīhātuṁ dhanaṁ vā dhaññaṁ vā rajataṁ vā jātarūpaṁ vā.

an10.24:10.4 ‘aḍḍhova ayamāyasmā samāno aḍḍhavādaṁ vadeti, dhanavāva ayamāyasmā samāno dhanavāvādaṁ vadeti, bhogavāva ayamāyasmā samāno bhogavāvādaṁ vadeti.

an10.24:10.6 Tathā hi ayamāyasmā kismiñcideva dhanakaraṇīye samuppanne sakkoti upanīhātuṁ dhanaṁ vā dhaññaṁ vā rajataṁ vā jātarūpaṁ vā’ti.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.