Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang
KENALI DUNIA AN 10.24
Kenali dunia dalam sutta ini
Sutta ini mengajak kita merenungkan bagaimana menilai kemajuan spiritual—baik pada diri sendiri maupun orang lain. Mari kita simak penjelasan Mahācunda yang menggunakan perumpamaan sederhana untuk menguji keaslian sebuah pengakuan.
Yang Mulia Mahācunda, saat menetap di negeri Cetī, menjelaskan kepada para bhikkhu bagaimana menilai kebenaran klaim seorang bhikkhu yang menyatakan telah mengetahui dan melihat Dhamma serta telah mengembangkan jasmani, moralitas, pikiran, dan kebijaksanaan. Ukurannya bukan pada kata-kata, melainkan pada apakah sepuluh noda batin—seperti keserakahan, kebencian, dan keinginan jahat—masih menguasai orang tersebut atau tidak. Ia menggunakan perumpamaan orang miskin yang mengaku kaya untuk memperjelas maksudnya.
Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
‘Yang mulia ini tidak memahami sebagaimana mestinya, sehingga keserakahan tidak lenyap dalam pemahamannya; justru keserakahan menguasai yang mulia ini dan terus berlangsung.
‘This venerable does not have the understanding that would eliminate greed, so greed masters them and keeps going.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.
AN 10.24 · Khotbah oleh Mahācunda | Tiga Keranjang